Skip to content

💰 Cashflow Bisnis

Cashflow Bisnis adalah halaman pusat arus kas toko — tempat Anda melihat, mencatat, dan menganalisis semua uang yang masuk dan keluar dari bisnis, baik yang otomatis tercatat dari transaksi kasir maupun yang diinput manual oleh admin.


Apa Itu Cashflow dan Kenapa Penting?

Cashflow (arus kas) adalah gambaran nyata kesehatan keuangan bisnis Anda dari hari ke hari.

Bisnis bisa punya omset tinggi, tapi tetap "kering" uang jika pengeluaran tidak terkontrol. Dengan memantau cashflow secara rutin, Anda bisa:

  • Tahu kapan bisnis sedang surplus atau defisit
  • Identifikasi pos pengeluaran terbesar
  • Rencanakan kapan waktu yang aman untuk investasi atau ekspansi
  • Siapkan data untuk laporan keuangan bulanan

Cara Mengakses

Di sidebar kiri, klik menu 💰 Cashflow Bisnis.


Tampilan Halaman

Halaman Cashflow terdiri dari 4 bagian utama:

┌─────────────────────────────────────────────────────────┐
│  [Bulan Ini] [3 Bulan] [Tahun Ini] [Semua]  [+ Tambah] │
├──────────────┬──────────────┬──────────────────────────-┤
│ Total Masuk  │ Total Keluar │     Saldo Bersih           │
├──────────────┴──────────────┴───────────────────────────┤
│  Chart Tren 6 Bulan (Pemasukan vs Pengeluaran)          │
├─────────────────────────┬───────────────────────────────┤
│  Breakdown Pengeluaran  │  Breakdown Pemasukan          │
│  per Kategori           │  per Kategori                 │
├─────────────────────────┴───────────────────────────────┤
│  Daftar Entri Cashflow (tabel)                          │
└─────────────────────────────────────────────────────────┘

Filter Periode

Di bagian paling atas, pilih rentang waktu yang ingin Anda lihat:

TombolData yang Ditampilkan
Bulan IniDari tanggal 1 bulan berjalan sampai hari ini
3 BulanTiga bulan terakhir
Tahun IniDari 1 Januari tahun ini sampai hari ini
SemuaSeluruh riwayat tanpa batasan waktu

Semua kartu ringkasan dan chart akan otomatis menyesuaikan periode yang dipilih.


Kartu Ringkasan

Setelah memilih periode, tiga kartu besar muncul di bagian atas:

KartuPenjelasan
Total Pemasukan (hijau)Semua uang yang masuk pada periode tersebut
Total Pengeluaran (merah)Semua uang yang keluar pada periode tersebut
Saldo BersihPemasukan dikurangi Pengeluaran — merah jika minus

Contoh baca: Jika Total Pemasukan = Rp 15.000.000 dan Total Pengeluaran = Rp 11.500.000, maka Saldo Bersih = Rp 3.500.000 (bisnis surplus bulan ini).


Chart Tren 6 Bulan

Area Chart yang menampilkan perbandingan bulan per bulan antara pemasukan (biru) dan pengeluaran (merah/oranye) selama 6 bulan terakhir.

Cara membacanya:

  • Jika garis biru selalu di atas garis merah → bisnis konsisten surplus
  • Jika garis merah melebihi biru di bulan tertentu → bulan itu bisnis defisit, perlu investigasi
  • Tren garis biru naik dari bulan ke bulan → pertumbuhan bisnis positif

Chart Breakdown Kategori

Dua Bar Chart horizontal berdampingan yang menunjukkan distribusi per kategori:

  • Kiri — Pengeluaran per Kategori: pos mana yang paling banyak menguras kas (misalnya Gaji Karyawan, Sewa, Bahan Baku)
  • Kanan — Pemasukan per Kategori: sumber pendapatan terbesar (misalnya Penjualan Produk, Jasa Percetakan)

Kegunaan nyata: Jika Anda lihat "Utilitas" tiba-tiba jadi kategori pengeluaran terbesar, itu sinyal tagihan listrik melonjak dan perlu diperiksa.


Daftar Entri Cashflow

Tabel di bagian bawah menampilkan semua entri cashflow satu per satu.

Filter Tabel

Di atas tabel ada 3 tombol filter:

  • Semua — tampilkan semua entri
  • Pemasukan — filter hanya uang masuk
  • Pengeluaran — filter hanya uang keluar

Kolom Tabel

KolomPenjelasan
Tanggal & JamKapan entri ini terjadi
KategoriJenis transaksi (contoh: Gaji, Sewa, Penjualan Produk)
KeteranganDeskripsi detail entri
NominalJumlah uang — hijau untuk masuk, merah untuk keluar
SumberBadge Otomatis atau tombol edit/hapus untuk manual

Entri Otomatis vs. Manual

Entri Otomatis (dari Kasir POS)

Setiap kali ada transaksi lunas atau pelunasan DP di kasir, sistem otomatis membuat entri cashflow tanpa perlu input manual. Entri ini ditandai dengan badge abu-abu "Otomatis".

  • Tidak bisa diedit atau dihapus (karena terhubung langsung ke data transaksi)
  • Jika ada koreksi, buat entri penyesuaian manual terpisah

Entri Manual (diinput Admin)

Untuk pengeluaran dan pemasukan yang tidak melalui kasir POS — misalnya bayar gaji, bayar sewa, atau terima setoran modal. Entri ini bisa diedit dan dihapus kapan saja.


Cara Menambah Entri Manual

  1. Klik tombol + Tambah di pojok kanan atas
  2. Isi form yang muncul:
FieldIsi dengan
TipePilih: Pemasukan atau Pengeluaran
KategoriPilih dari daftar (lihat kategori di bawah)
NominalJumlah uang dalam Rupiah (contoh: 500000)
KeteranganDeskripsi singkat (contoh: "Bayar tagihan listrik Februari")
TanggalDefault hari ini, bisa diubah ke tanggal lain
  1. Klik Simpan

Daftar Kategori

Kategori Pengeluaran

KategoriContoh Penggunaan
Gaji KaryawanBayar gaji kasir/karyawan bulanan
Sewa TempatBayar sewa toko, ruko, atau kios
UtilitasTagihan listrik, air, internet, telepon
Pembelian Bahan BakuBeli tinta, kertas, kain, atau bahan produksi
Biaya OperasionalBeli ATK, bayar jasa kebersihan
Pemeliharaan & PerbaikanServis printer, renovasi kecil
Pemasaran & IklanBiaya iklan online, cetak brosur, spanduk promosi
Pajak & PerizinanBayar pajak usaha, perpanjang SIUP
Lain-lainPengeluaran yang tidak masuk kategori di atas

Kategori Pemasukan

KategoriContoh Penggunaan
Penjualan ProdukPemasukan dari transaksi kasir (otomatis)
Jasa PercetakanPendapatan dari jasa cetak banner, undangan, dll
Pendapatan Lain-lainPemasukan non-operasional
Investasi / Modal MasukSetoran modal dari pemilik atau investor

Cara Edit atau Hapus Entri Manual

Di baris entri yang ingin diubah (hanya entri manual, bukan otomatis):

  • Klik ikon ✏️ pensil untuk mengedit nominal, kategori, atau keterangan
  • Klik ikon 🗑️ tempat sampah untuk menghapus (akan muncul konfirmasi)

Export ke Excel

Klik tombol 📥 Export Excel di pojok kanan atas untuk mengunduh semua data yang saat ini ditampilkan (sesuai filter periode aktif) ke file .xlsx.

File berisi kolom: Tanggal, Tipe, Kategori, Keterangan, Nominal. Siap dibuka di Microsoft Excel, Google Sheets, atau LibreOffice Calc.

Kapan berguna:

  • Laporan bulanan ke akuntan atau pemilik
  • Rekap untuk keperluan pajak tahunan
  • Arsip keuangan jangka panjang

Tips & Best Practice

Rutin input pengeluaran manual — Jangan tunggu akhir bulan. Langsung catat setiap ada pengeluaran agar data akurat.

Gunakan kategori secara konsisten — Kalau bulan ini "bayar listrik" dikategorikan "Utilitas", bulan depan juga harus sama. Supaya chart breakdown-nya akurat.

Cek tren setiap akhir bulan — Lihat chart 6 bulan: apakah pemasukan tumbuh? Apakah pengeluaran bisa dipangkas?

Export sebelum tutup buku — Ekspor data Excel sebelum akhir bulan untuk arsip dan cross-check dengan catatan akuntan.


Pertanyaan Umum

Q: Kenapa ada entri cashflow yang tidak bisa saya hapus?

Entri bertanda "Otomatis" dibuat oleh sistem dari transaksi kasir. Untuk menjaga integritas data, entri ini tidak bisa dihapus secara langsung.

Q: Apakah cashflow terhubung dengan laporan tutup shift?

Ya — setiap transaksi yang diselesaikan di kasir (Bayar Lunas atau Pelunasan) otomatis masuk sebagai pemasukan di Cashflow, sehingga angka-angkanya sinkron.

Q: Bisa tidak melihat cashflow per kategori saja?

Gunakan filter "Pemasukan" atau "Pengeluaran" di tabel, lalu scroll untuk melihat semua entri per kategori. Chart Breakdown Kategori juga memberikan gambaran visual distribusinya.


Dokumentasi PosPro — Cashflow Bisnis | Terakhir diperbarui: Maret 2026

PosPro — Aplikasi Kasir & Manajemen Toko Berbasis Web